Jakarta - Tim estafet putra Indonesia sudah latihan sejak November. Namun sampai kini mereka masih menunggu peralatan dari pemerintah, khususnya karet dan bola.

Tim estafet Indonesia saat ini terdiri dari Lalu Muhammad Zohri, Eko Rimbawan, Bayu Kartenagara, dan dua atlet baru Muhammad Bisma Diwa dan Joko Kuncoro asal Jawa Timur. Keduanya menggantikan M. Fadlin, yang kini menjadi asisten pelatih tim estafet putra, dan Yaspi Boby.

Mengawali tahun 2019, PB PASI sudah memulai pelatnasnya. Mereka tetap menggelar latihan kendati anggaran menuju SEA Games 2019 Filipina dan kualifikasi Olimpiade 2020 Tokyo, meski dana serta alat latihan baru cair akhir Januari ini.

"Pelatnas kami (tim estafet) sudah mulai sejak akhir November lalu. Sejauh ini lancar hanya peralatan yang masih belum dapat. Soalnya yang dulu saja belum sampai selesai Asian Games 2018," kata pelatih tim estafet Eni Nuraini ketika ditemui di Stadion Madya, Senayan, Senin (14/1/2019).

Peralatan yang dimaksud Eni seperti karet untuk mereka latihan kaki dan bola untuk melatih gerakan eksplosif.

"Tapi bola itu akhirnya saya beli sendiri. Bola itu digunakan untuk pemanasan dan juga untuk melatih gerakan eskplosif karena sprint harus cepat. Pemanasan selalu itu, jogging, bola, dan koordinasi sprint-nya," sambungnya.

(mrp/mrp)