TUJUAN reuni adalah untuk mempererat hubungan silaturahmi. Tapi kini banyak yang melenceng jadi hubungan intim. Contohnya adalah Tutik, 43, dan Handoko, 43 dari Bantul (DIY). Dulu mereka sama-sama teman sekolah di SMP. Tapi 25 tahun kemudian jadi teman di ranjang kos-kosan sampai digerebek polisi.

Kini reuni sepertinya sudah menjadi gaya hidup. Setiap alumnus sekolah berusaha menggelar reuni, untuk mengumpulkan teman-teman sekolahnya dulu. Tujuannya sih bagus, untuk mempererat tali persaudaraan. Tapi kini terjadi ekses negatif di sana-sini. Katanya sekedar melestarikan hubungan persahabatan, tapi banyak yang melenceng jadi hubungan intim bak suami istri.

Handoko dan Tutik dulu teman sekolah di Yogyakarta. Belum lama ini mereka bertemu kembali saat reuni. Semuanya memang sudah berubah. Tutik kini ibu rumahtangga, dan Handoko kini adalah calon politisi (Caleg) partai baru. Kalau lolos di Pileg 2019 mendatang, dia bisa menjadi anggota DPR di Senayan.

Agaknya dulu Tutik-Handoko saat sekolah dulu pernah hyang-hyangan (pacaran), tapi tak pernah bermuara pada sebuah perkawinan. Lewat reuni ini jadi muncul peluang emas, untuk melanjutkan hubungan itu. Soalnya Tutik sendiri sedang tidak harmonis rumahtangganya, sementara Handoko juga duda yang sudah lama tidak sporing balansing.

Melalui pertemuan reuni, mereka ingin mengulang masa-masa indah dulu. Diam-diam mereka menuntaskan birahi yang tertunda. Di rumah kos-kosan di kawasan Sleman, Handoko berhasil memuaskan “manuk”-nya bersama Tutik. Selesai bersiul tri lili…..dengan nyaringnya, keduanya pun tertidur pulas.

Dalam pada itu, Agus, 48, suami Tutik merasa kehilangan karena hingga pukul 22.00 malam istrinya tak kunjung pulang. Tapi melalui pelacakan GPS, diketahui bahwa Tutik berada di kawasan Sleman. Segera meluncurlah Agus ke sana untuk mengajak pulang sang istri.

Ternyata benar, ada di sana. Tapi kata pemilik kos, Tutik sedang tidur bersama seorang lelaki. Agus pun segera mengajak polisi untuk menggerebeknya. Memang benar, keduanya sedang tidur nyenyak. Langsung saja mereka dibangunkan dan digelandang ke Polsek Depok, Sleman. Sprei dan tisu ikut dijadikan barang bukti bahwa keduanya baru saja berbuat mesum.

Dalam pemeriksaan Handoko mengakui bahwa sudah melakukan hubungan intim bak suami istri bersama Tutik. Dia berani melakukan karena katanya Tutik sudah mau cerai, kebetulan dia sendiri juga duda. Mengingat sama-sama punya riwayah cinta di masa lalu, apa salahnya bisa dilanjutkan lagi.

Tapi kan selesaikan administrasi dulu, jangan “ngebon” seenaknya. (Gunarso TS)