JAKARTA – Delapan adegan rekonstruksi diperagakan delapan tersangka yang menewaskan seorang pelajar dalam aksi tawuran janjian lewat medsos Instagram di kolong tol Jalan Deplu Raya, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, digelar Kamis (8/11/2018) siang.

Rekonstruksi digelar di halaman Mapolsek Pesanggrahan. Kanit Reskrim Polsek Pesanggrahan, Iptu Fajrul Choir menjelaskan rekonstruksi dilakukan untuk melengkapi berkas acara kasus tawuran pelajar yang mengakibatkan MK tewas akibat dibantai sekelompok pelajar menggunakan senjata tajam.

“Kami lakukan reka ulang rekonstruksi atas kasus yang menghilangkan nyawa seseorang. Jadi ada delapan reka adegan karena korban meninggal dunia supaya kita tahu bagaimana kronologis hingga korban meninggal dunia. Dari keterangan tersangka didalami dan dijadina kelengakapan untuk pemberkasan,” tandasnya.

rekon2

Sebelumnya diberitakan , pelajar terlibat tawuran di Jalan Deplu Raya, Bintaro, Jakarta Selatan, Rabu (31/10/2018) lalu

Polisi yang mengusut kasus itu menetapkan delapan siswa sebagai tersangka. Pasalnya akibat tawuran tesebut, sejumlah pelajar sekolah menengah kejuruan (SMK) mengalami luka antara lain Rico Ferdiansyah, 18, Arthur Alamsyah, 18. Sedangkan pelajar SMK lain yakni Muhammad Kindy, 17, meninggal dunia.

Kedepalan tersangka yakni FY,16, SA, 17, RD, 17, BW, 15, MF, 16, MF, 20, BR, 15, dan RI, 15, dari 36 yang diamankan. Tiga diantaranya dijerat Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dan lima orang kami kenakan UU darurat 1951 kepemilikan senjata tajam. (Adji/b)