CIREBON – Kedatangan ambulans yang membawa jenazah Junior Priadi (32), salah satu korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di Perairan Karawang beberapa waktu lalu, disambut isak tangis pihak keluarga dan kerabat dekat korban, Jumat (9/11/2018) pukul 10.15 wib.

Pantauan di kediaman korban di Perumahan Pilangsari Endah, Desa Kedungjaya, Kabupaten Cirebon, sejak pagi sudah ramai orang yang menanti kedatangan jenazah Junior yang semasa hidupnya dikenal sebagai pribadi baik dan dermawan itu.

Junior tercatat bertugas di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bangka Belitung (Babel) sejak September lalu. Sebelumnya, suami dari Rindi Septi ini selama tujuh tahun  bertugas di KPP Pratama Palembang. Korban meninggalkan seorang istri dan dua orang anak yang masih kecil.

Gatot Supriadi, orang tua korban mengungkapkan rasa kesedihan yang mendalam atas meninggalnya  bungsu dari tiga bersaudara itu. “Mau gimana lagi, kami harus ikhlas melepaskan kepergian anak kami,” katanya di rumah duka sesaat sebelum kedatangan ambulans yang membawa jenazah anaknya.

Kini Jenazah korban sudah berada di rumah duka, selanjutnya selepas sholat Jumat korban akan dimakamkan di TPU setempat. (darman/mb)