TABLOIDBINTANG.COM - Perasaan Nirina Zubir campur aduk atas raihan film Keluarga Cemarayang menembus satu juta lebih penonton. Apalagi banyak cerita yang dilalui pemeran Emak ini, selama menjalani promo film tersebut.

"Campur aduk rasanya. Benar, selama promo banyak cerita yang kita dapetin. Ke satu mall saat teater visit, ada tiga orang liatin Na yang kasak kusuk. Saat sampai di lift, ada ibu-ibu yang sungkan ajak ngobrol," ungkap Nirina Zubir di Kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Senin (14/1).

"Dia ajak ngobrol, 'mbak filmnya bagus' yang ngomong bapaknya. 'Iya mbak kita bertiga nangis-nangisan' istrinya ngomong juga. Kemudian, mereka sama anaknya pegangan tangan bertiga didalam lift," sambung Nirina.

Nirina Zubir (Bambang Setiawan / tabloidbintang.com)

Nirina Zubir (Bambang Setiawan / tabloidbintang.com)

Berkat film Keluarga Cemara, Nirina merasa tersentil tentang perannya sebagai ibu rumah tangga dalam sehari-hari. Sebab, film ini mengingatkanya bagaimana menjadi ibu yang baik di keluarga.

"Jadi Emak, jadi ibu tidak ada sekolahnya. Jadi film ini di ingatkan menjadi ibu yang baik dalam keluarga. Gua harus rela dipanggil Emak sama ibu-ibu 60-70 tahun mereka senang sudah nonton. Gua dicubit-cubit lah. 'Bisa kali bu panggil Nirina aja' gua bilang gitu ke mereka, karena gua dipanggil Emak," jelasnya.

Nirina mengaku senang masih dipercaya Visinema setelah sekian lama berkarier di dunia seni peran. "Senangnya sudah berkarir sekian lama, masih bisa dipercayakan oleh rumah produksi memerankan peran utama," pungkas Nirina Zubir.

(tov/ray)