JAKARTA – Ada yang berbeda pada penyerahan jenazah penumpang pesawat Lion Air JT 610 pada Selasa (6/11/2018) malam. Sejumlah anggota keluarga penumpang melakukan shalat gaib di Musholla RS Polri.

Shalat gaib ini berlangsung sekitar 10 menit lamanya, dan diadakan untuk mendoakan para penumpang pesawat naas tersebut. Setelah melakukan shalat gaib, sejumlah keluarga juga membaca surat yasin di masing-masing peti anggota keluarganya yang telah berhasil teridentifikasi.

Seperti keluarga dari Ariawan Komardy. Suasana haru biru pun menyelimuti sekitar depan pelataran ruang transit jenazah RS Polri Kramat Jati. Pada masing-masing peti, anggota keluarga yang datang terlihat memegangi maupun memeluk dan membaca doa untuk keluarganya ini.

Sekitar enam peti telah dibawa semalam untuk dikebumikan. Pada Rabu (7/11/2018) pagi tadi sekitar empat peti lainnya telah dibawa oleh sanak saudara dan kerabatnya. Kemarin sebanyak 17 jenazah penumpang pesawat nahas ini berhasil teridentifikasi.

Sebelumnya, 27 penumpang lainnya berhasil teridentifikasi oleh tim DVI RS Polri terhitung sejak Rabu (31/10/2018) hingga Senin (5/11/2018) lalu.

Diketahui, pesawat Boeing 737 MAX 8 yang dioperasikan oleh PT. Lion Mentari Airlines (Lion Air) sebagai penerbangan JT-610 dari Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta, Jakarta menuju Bandar Udara Depati Amir, Pangkal Pinang, dinyatakan jatuh di perairan Tanjung Pakis Karawang, Jawa Barat, pada Senin (29/10/2018) pukul 10.00 WIB oleh BASARNAS.

Pesawat JT-610 ini berangkat dari Bandara Internasional Soekarno Hatta pukul 06.20 WIB, namun tak lama berselang, pukul 06.33 WIB pesawat tersebut hilang kontak dengan Jakarta Control. Di dalam pesawat tersebut terdapat 188 orang yang terdiri dari dua pilot, lima awak kabin, dan 181 penumpang. (cw2/tri)