VIVA – Salah satu alasan mengapa modifikasi marak dilakukan pada produk otomotif, adalah karena pemilik ingin tampil beda. Terkadang, untuk mencapainya dilakukan ubahan secara ekstrem.

Seperti mobil yang satu ini. Hadir dalam acara modifikasi Nusantara Auto Battle 2018, Adit dari Komunitas Autofahren menjelaskan asal usul mobil tersebut. Jika dilihat, hampir tidak diketahui basis mobil yang digunakan sebagai bahan modifikasi.

“Ini adalah Honda CR-V tahun 2008. Modifikasinya aliran ekstrem. Body kit dibuat extreme wide ala Liberty Walk,” ujarnya di diler mobil Honda Cawang Jakarta Timur, Sabtu 10 November 2018.

Lebih jauh Adit menjelaskan, tampilan depan memang sengaja dibuat mirip dengan Range Rover Evoque. Sedangkan, buritan memakai konsep milik Toyota Harrier.

Modifikasi Honda CR-V 2008

“Pintunya digabung depan belakang. Membukanya ke atas. Biasanya kan orang modifikasi dengan pintu gunting atau yang lain. Kalau ini jarang yang bikin,” tuturnya.

Tidak hanya eksterior, interior juga sudah dimodifikasi habis-habisan. Puluhan layar LCD dipasang di bagian dalam, lengkap dengan empat subwoofer dan 17 pengeras suara. Soal cat, Adit memilih konsep modern futuristik. Tampilan warna pelek 24 inci yang terpasang cukup unik, karena cat airbrush dibuat sengaja memberi kesan lecet.

Mobil yang kerap diikutkan ke kontes modifikasi ini membutuhkan enam bengkel untuk melakukan semua ubahan. Waktu pengerjaan adalah sekitar tiga bulan. “Biayanya, ya kira-kira setara dengan tiga mobil Honda CR-V tahun 2010,” ungkapnya.

Sebagai informasi, Nusantara Auto Battle 2018 adalah acara yang diselenggarakan Nusantara Group. Para peserta diadu kreativitasnya dalam memodifikasi Mobil Honda dan Mercedes-Benz. Dalam acara tersebut, turut dipajang modifikasi pertama dari mobil mungil baru andalan Honda, All New Honda Brio. (ren)