JAKARTA – Penyerahan jenazah penumpang pesawat Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT-610, Jumat (9/11/2018) berlangsung haru. RS Polri Kramatjati berhasil mengidentifikasi enam jenazah kecelakaan pesawat Lion Air PK-LQP dan langsung menyerahkan kepada pihak keluarga.

Terdapat enam jenazah yang diserahkan kepada keluarga korban atas nama Kyara Aurine Daniendra, Fendi Christanto, Darwin Hariyanto, Amni Malibone, Murdiman dan Muas Efendi. Dari enam jenazah, baru dua peti yang langsung dibawa keluarga untuk segera dimakamkan, yakni jenazah Fendi Christanto dan Darwin Hariyanto.

Sementara empat jenazah lain diinapkan terlebih dahulu di kamar jenazah RS Polri atas permintaan keluarga.

Jenazah bayi Kyara Aurine Daniendra termasuk di antaranya. Kakek Kyara, Anshori mengatakan Kyara akan dibawa ke Bangka Belitung untuk dimakamkan setelah jenazah orang tua Kyara teridentifikasi. Ayah dan ibu Kyara, Rizal Gilang Perkasa Senusi Putra dan Wita Sriyani hingga kini belum teridentifikasi.

“Kita sepakat, ketemu (semua) keluarga baru dibawa ke Bangka Belitung. Semoga dalam waktu dekat bisa ditemukan bapak dan ibunya. Begitu ketemu nanti kami langsung bawa ke Bangka. Disemayamkan di Bangka,” ujar Anshori di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur.

Anshori berharap dengan ditemukannya jenazah Kyara, jenazah Rizal dan Wita juga segera dapat teridentifikasi RS Polri.

“Semoga segera ditemukan. Mungkin ada petunjuk dari anaknya kan, udah-mudahan,” tandasnya.(ikbal/b)