JAKARTA – Pembangunan 2 Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) yang dikerjakan Sudin Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kepulauan Seribu, baru mencapai 17 persen.

“Memang agak lambat ya, sampai saat ini progresnya baru 17 persen, padahal target Desember harus rampung” ucap Kasi Kawasan Permukiman Sudin Perumahan dan Kawasan Permukiman Kepulauan Seribu, Saut, Selasa (6/11/2018).

Menurutnya, lambatnya pembangunan karena adanya kendala cuaca dan antrean pengangkutan material dari pelabuhan Kali Baru, Jakarta Utara. “Pengangkutan material tidak dapat dilakukan pada saat cuaca buruk,” katanya.

Dua RPTRA yang akan dibangun sendiri, sambung Saut, berada di Pulau Sebira, Kelurahan Pulau Harapan dan Pulau Kelapa Dua, Kelurahan Pulau Kelapa.”Untuk lahan yang akan digunakannya milik DKI,” tegasnya.

Ia menjelasakan, nilai kontrak dua RPTRA sebesar RP3,5 Miliar. Bersumber dari anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) DKI Jakarta, guna memberikan ruang bermain dan rekreasi anak-anak.  (deny/ys)