JAKARTA – Penyidik Polda Metro Jaya akhirnya menolak pengajuan tahanan kota terhadap tersangka Ratna Sarumpaet. Alasannya merupakan hak subjektif dari penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

“Untuk tahanan kota tidak dikabulkan. Alasannya jadi masih dilakukan penahanan adalah subjektivitas penyidik, artinya penyidik masih tetap menahan tersangka,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Kamis (8/11).

Kuasa hukum Ratna Sarumpaet, Insank Nasrudin mengaku kecewa atas penolakan tersebut. Pasalnya, pihaknya tak diberitahukan alasan jelas kenapa penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menolaknya.

“Kalau alasan kedua ditolak karena subjektivitas penyidik, kami anggap tidak konsisten. Tidak konsisten ini bahwa merujuk pada alasan penolakan permohonan kami yang pertama. Bahwa saksi-saksi belum ada yang diperiksa, ibu Ratna Sarumpaet juga belum selesai pemeriksaannya,” ujar.

Insank menegaskan, permohonan itu semata-mata untuk Ratna yang saat ini kondisinya sangat depresi. “Semata-mata tujuan kami adalah agar nantinya ibu RS bisa dalam kondisi sehat, tidak lemah baik secara fisik dan mental sehingga proses hukum bisa berjalan dengan baik dan cepat. Makanya kami mengajukan itu,” tegasnya.

Dalam penolakan itu, Insank mengaku belum berencana mengambil tindakan ke depan. “Langkah hukumnya kita akan mengambil tindakan lain atau hal apapun tentunya saya juga belum bisa membuka,” pungkasnya.

Sebelumnya, pihak keluarga Rabu (8/10) resmi mengajukan surat permohonan tahanan kota bagi Ratna Sarumpaet. Kuasa hukum Ratna, Insank Nasrudin mengatakan, dirinya bersama pihak keluarga menjadi jaminan terkait permohonan tahanan kota tersebut

“Pengajuan tahanan kota itu tentunya dasar hukumnya kita merujuk dulu pada pasal KUHAP ya,” kata Insank di Polda Metro Jaya.

Menurutnya, ada berbagai alasan mengajukan surat tersebut. Diantaranya adalah umur aktivis itu sudah memasuki 70 tahun.

“Yang untuk menjadi alasannya adalah kami melihat dari sisi kemanusiaanya. Apa sih sisi kemanusiaan ini yang pertama kan kita enggak bisa dipungkiri dia adalah tokoh, kemudian dia juga sudah berusia lanjut gitu loh, itu lah hal-hal itu lah, kemudian obat ya kan jadi agak sedikit ini lah kalau sampe harus berada di rutan tentunya secara fisik maupun mentalnya bisa terpengaruh dengan usia lanjutnya kan sangat ini lah ya,” bebernya. (ilham/b)