SEBAGAI ustad , Mudzakir, 28, jelas sangat alim. Karenanya setelah menikah, kok istrinya sangat liar di ranjang, justru jadi curiga bahwa sudah berpengalaman. Tak sampai sebulan, Mudzakir langsung menceraikannnya. Sebab di luar Angela, 23, menyebar isyu bahwa Pak Ustad lelaki impoten. Naudsu billah mindzalik!

Perusahaan dalam mencari kerja selalu mencari yang sudah berpengalaman. Beda dengan mencari istri. Maunya setiap suami, dalam urusan ranjang harus sama-sama nol pengalaman, alias sama-sama gobloknya. Dari sama-sama gobloknya tersebut nantinya bakal ditemukan formula sehingga pasangan suami istri ini bertahan sampai kaken ninen (kakek nenek).

Di Surabaya, meski masih muda Mudzakir sudah disebut ustad. Sesuai dengan predikatnya, dia sangat membatasi diri dalam pergaulan dengan wanita. Apalagi menggauli, nanti dulu……. Setelah nikah resmi, barulah wanita itu menjadi halalan tayiban wa asyikan.

Meski Mudzakir masih muda, orangtuanya sudah kebelet punya cucu. Disuruh cari pacar tak kunjung dapat, akhirnya mas ustad dijodohkan dengan seorang wanita, namanya Angela. Gadis itu merupajan putri teman baik orangtua Mudzakir. Namanya anak harus berbakti pada orangtua, Mudzakir tak bisa menolak.

Tapi kali pertama kenal dengan gadis itu, dia sebetulnya sudah tidak srek. Angela ternyata banyak teman prianya. Rambutnya dipotong cepak macam penyiar TV swasta di Jakarta, perokok lagi. Padahal Mudzakir pernah berujar, “Aku punya bini model begitu, wooo…….tak ajarrrrr!”

Ternyata “sumpah” itu membawa tulah, sebab dia malah diperjodohkan dengan gadis macam demikian. Mau menolak, takut kuwalat sama orangtua. Lihat tuh, jambu monyet, kepalanya di bawah gara-gara berani sama jambu kluthuk. “Dan aku tak mau jadi jambu monyet.” Tegas Mudzakir.

Singkat cerita, jadi juga Mudzakir bersanding di pelaminan bersama Angela. Ee, dikemas dalam busana pengantin gaya Surakarta, ternyata istrinya nampak anggun juga. Diiringi gending Sri Narendra saat panggih (temu manten), menjadikan Mudzakir kepengin segera resepsi usai dan dilanjutkan dengan “serangan umum” non 1 Maret 1949.

Tapi seperti yang pernah diduga, di malam pertama itu dia sudah merasa kecewa duluan. Sebab Angela terlalu agresip, minta cara yang aneh-aneh, niru video porno. Padahal sebagai ustad Mudzakir pantang nonton video begituan. Akhirnya, langsung dia ngedrop di malam pertama. Ibarat listrik, tadinya full 220 volt, mendadak berubah jadi 110 volt macam listrik jaman Orde Lama.

Malam-malam berikutnya Mudzakir sudah tak berselera, dituduhnya Angela sudah banyak pengalaman seks dengan lelaki lain. Gara-gara itu Angela di luar menebar isyu bahwa suaminya impoten, tak berani sama perempuan. Tambah malu jadinya Mudzakir, sehingga sebulan kemudian Angela diceraikan lewat Pengadilan Agama.

Angela masih buntelan plastik, dong! (*/Gunarso TS)