JAKARTA – Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo – Ma’ruf Amin bersyukur atas putusan Bawaslu yang menghentikan laporan dugaan pelanggaran kampanye dalam iklan donasi kampanye di media cetak.

Sekretaris TKN, Hasto Kristiyanto mengatakan sejak awal tidak memiliki niat berkampanye dalam iklan donasi penggalangan dana kampanye itu.

“Alhamdulillah. Sejak awal kami memang punya keyakinan niat kami baik, niat kami bukan kampanye dini niat kami membantu KPU, membantu Bawaslu agar kualitas demokrssi bisa lebih baik dengan cara meningkatkan akuntabilitas dan transparansi dana kampanye,” ujarnya di kantor DPP PDIP, Jalan P. Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (7/11/2018).

Hasto beralasan iklan donasi kampanye dibuat guna menjembatani partisipasi masyarakat dalam kampanye Pilpres 2019. Menurutnya keputusan Bawaslu untuk menghentikan laporan itu menunjukkan penjelasan TKN dapat diterima Bawaslu.

“Kami bukan pimpinan korporasi, kami bukan memberikan dukungan itu dengan menerima imbalan berupa dana, tidak, kita dengan  keyakinan  karena itu kami menjembatani partisipasi itu dengan membuka rekening dana kampanye. Penjelasan kami ke Bawaslu didengar dengan baik sehingga keputusannya sepetti itu ini bukan bagian dari pelanggaran,” imbuhnya.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP itu berharap kubu Prabowo Subianto – Sandiaga Uno juga mengikuti jejak TKN untuk juga beriklan dana kampanye.

“Dan tim Prabowo juga daripada gugat-gugat kami lebih baik mereka mengiklankan yang sama itu lebih positif dalam demokrasi,” pungkasnya. (ikbal/win)