JAKARTA – Kendati MRT Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia (HI) beroperasi Maret 2019, namun Bus Transjakarta koridor I Blok-Kota tetap beroperasi. Bahkan ke dua jenis angkutan tersebut akan diintegrasikan.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan jalur Transjakarta Blok M-Kota dan MRT Lebak Bulus- Bundaran HI diintegrasikan. “Ini menyangkut kebutuhan masyarakat, jadi jangan buru buru dihapus. Semua warga harus terfasilitasi, ” katanya, Sabtu (10/11).

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan kajian untuk mengintegrasikan Transjakarta koridor I dan MRT dengan moda transportasi lain. Misalnya bus kecil atau angkutan kota (angkot).
“Dengan integrasi angkutan, warga dari mana saja bisa kemana saja. Makanya, kami harus mengurai rute-rute untuk menjangkau masyarakat sesuai kebutuhan,” jelas Anies.

Direktur Operasional Transjakarta Daud Joseph mengatakan rute Koridor I Transjakarta bisa dikatakan jalur paling padat atau paling gemuk di antara 13 koridor lain. “Ada 25 rute bus yang lalu-lalang di koridor I setiap hari. Jadi bukan cuma Blok M-Kota. Makanya, kami perlu membangun infrastruktur khususnya halte yang bisa menampung banyak penumpang,” katanya.

Daud mengatakan gubernur sudah memberi tugas khusus untuk membangun banyak halte. Setidaknya, tiap 500 meter harus ada satu halte sehingga semakin memudahkan warga jakarta. (john/B)