JAKARTA – Pemprov DKI akan menguji teknologi yang akan digunakan untuk jalan berbyara atau Electronic Road Pricing (ERP) pada Rabu (14/11). Ujicoba akan dilakukan terhadap 205 kendaraan.

Selama 20 hari, alat tersebut akan diujicoba untuk memantau 205 kendaraan/
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Widjatmoko mengatakan ujicoba teknis akan dilakukan selama 20 hari. “Rencananya mulai 14 November kami akan melaksanakan uji teknis dalam bentuk POC (proof of concept),” kata Sigit di Balaikota, Jumat (9/11).

Sigit mengatakan, uji teknis dilakukan untuk menentukan penyedia teknologi ERP. Adapun saat ini, sudah ada tiga perusahaan yang mengikuti lelang dan lolos tahap pre-qualification. Setelah tahap ini, penyedia jasa bakal dievaluasi dengan uji coba teknis.

“Ada yang dipasangi OBU (on board unit), 205 kendaraan ada roda dua, roda empat, bus, truk,” ujar dia. Banyak aspek yang akan dievaluasi dalam uji teknis. Mulai dari registrasi, subscription, payment, hingga charging. “Yang tidak kami lakukan adalah law enforcement,” ujar Sigit.

Menurut rencana, uji teknis berlangsung 20 hari.Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan mengumumkan pemenang lelang. Jika lancar, ERP bisa mulai dibangun akhir 2018.(guruh/)