VIVA – Seorang pria terpaksa diamankan aparat lantaran diduga terlibat penyanderaan dan penganiayaan terhadap penumpang mobil angkutan kota (angkot) di Jalan Meruyung, Kecamatan Limo, Depok, Jawa Barat. Peristiwa yang terekam melalui kamera ponsel itu pun viral di media sosial lantaran diduga aksi penculikan.

Kasubag Humas Polresta Depok, Ajun Komisaris Polisi Firdaus, tak menampik adanya kejadian tersebut. Dikatakan Firdaus, kasus yang diunggah di media sosial itu terjadi pada Jumat 9 November 2018. Korban yang diketahui berinisial A (16 tahun) pelajar, sempat mendapat perlakukan kasar pelaku.  

Kejadian itu bermula ketika korban pulang sekolah naik angkot 102 jurusan Pondok Labu–Meruyung. Di tengah perjalanan, kaki korban tiba-tiba dipegang oleh pelaku yang diketahui bernama Dasuki (28 tahun). Kemudian tali sepatu korban diikatkan ke tangan pelaku. Ketika peristiwa itu terjadi penumpang angkot sedang sepi.

“Korban ini diancam apabila turun harus sama pelaku, dan apabila tidak mengikuti perintah pelaku kepalanya akan dijedotin ke angkot,” kata Firdaus kepada wartawan, Sabtu 10 November 2018.

Beruntung bagi korban, saat itu melintas rombongan Brimob yang sedang patroli. Korban yang panik pun langsung berteriak minta tolong. Tak butuh waktu lama, pelaku akhirnya berhasil dilumpuhkan dan langsung di serahkan ke Polsek terdekat.

“Jadi dari hasil penyelidikan kami, pelaku ini ternyata memiliki gangguan kejiwaan atau depresi. Hal ini diperkuat dengan keterangan keluarga dan warga sekitar tempat tinggal yang bersangkutan. Namun demikian, pelaku masih dalam pengawasan kami,” katanya. (ren)